Taman, Play Ground dan Garden di Aberdeen

Alhamdulillah dalam proses mengemban amanah study di Aberdeen saya melihat hal-hal menarik yang entah kapan akan hal-hal itu berada di Indonesia. Bila sebelumnya saya telah membagi mengenai proses pendidikan di kota ini, kini saya akan berbagi mengenai fasilitas umum di Aberdeen khususnya Taman dan Garden. Apabila melihat fasum berupa park, ingatan saya kembali terbang ke kota Bandung dimana wali kota saat itu Bp Ridwan Kamil mengaitkan antara indeks kebahagiaan penduduk dengan adanya fasilitas tempat-tempat terbuka.

Di Aberdeen sendiri, Alhamdulillah sangat banyak dijumpai park-park dan taman bermain yang memang murah (baca Gratis) untuk dinikmati. Beberapa taman itu sangat luas dalam bentuk tanah dan hutan terbuka, yang bisa dikatakan sebagai area resapan air. Saya pribadi beberapa kali menjelajahi tempat-tempat itu dan acap kali meluangkan waktu untuk sekedar memotret bunga, bermain di wahana permainan, menghabiskan cemilan atau bahkan tidur terlelap manakala sang surya memberikan kelembutannya.

Tahun pertama di Aberdeen taman yang sangat sering dikunjungi adalah Seaton Park. Lokasinya berdekatan dengan tempat tinggal, bahkan saat hendak ke kampus saya dipaksa untuk melintasi taman ini. Seaton park dikelola oleh city council (pemkot : red) dengan waktu layanan 24 jam. Yang saya sukai dari Seaton park adalah a. adanya taman bunga di tengah jalur lintasan, b. berada di pinggiran sungai, c. adanya taman bermain yang lengkap, d. wet land rumah fauna liar, dan e. toilet umum yang luas dan bersih. Setahu saya bunga-bunga yang ditanam di tengah Seaton selalu diganti oleh pengelola setiap bunga akan layu. Jadi bila kita sering mengunjungi taman ini, kita akan bisa melihat berbagai macam bunga, mulai dari snow drop, daffodil, bahkan hingga tulip. Taman bermain yang adapun sangat lengkap. Fasilitas seperti ayunan dan perosotan sudah menjadi hal umum. Area panjat, tempat duduk dilengkapi dengan board games, dan puzzle dinding juga ada di sana. Soal wet land, area ini memang menjadi rumah bagi beberapa fauna liar. Unggas seperti mallard, burung-burung seperti magpies, gagak, atupun seagull, bunny nan imut dan lucu, landak kecil (hedgehog) dan tak lupa rusa pernah saya temui di taman ini.

Taman yang tak kalah indah adalah Duthie Park. Fasilitas khusus yang ada di park ini adalah David Welch winter garden yang memiliki berbagai koleksi tanaman mulai dari daerah tropis (seperti pisang), padang pasir (seperti kaktus) dan lainnya. Kesan pertama saat masuk adalah back to Indonesia… hahahaha. Mereka menjaga benar agar tanaman-tanaman ini dapat bertahan dan berregenerasi. Winter garden di Duthie park dilengkapi dengan penjaga temperatur dan kelembaban. Sepertinya yang merawat tempat ini adalah gardener yang benar-benar mumpuni di bidang ilmu dan kesabarannya. Di Duthie park, kita juga bisa menemukan koleksi bunga yang sangat lengkap. Bila tadi Seaton park memiliki koleksi bunga yang di rotasi, sepertinya area Duthie park dikhususkan untuk bunga-bunga yang beraneka ragam hidup sepanjang tahun. Taman bermain anakpun juga ada di Duthie park, hanya menurut kami tidak sebesar Seaton Park. Selain winter garden, yang kami sukai lagi adalah kolam di duthie park yang sangat luas. bentuknya persegi panjang, perkiraan saya memiliki lebar 50 meter, dan panjang 150 meter. Dari sisi luas, duthie park jauh lebih luas daripada Seaton park.

Taman yang menurut kami menarik adalah Westburn park dan Victoria park. Kedua taman ini bersebelahan, yang hanya di batasi oleh jalan raya saja (Westburn road lebih tepatnya). Westburn park lebih terbuka, dimana pohon-pohon ditata di ujung-ujung taman, dan ditengah-tengah adalah padang rumput. Luas area kurang lebih 1 lapangan sepak bola. Sedangkan Victoria park lebih banyak ditanami bunga-bunga. Ada satu area Victoria park dimana pohon-pohon ditata berjajar di kiri-kanan jalan. Kalau kita datang ke Victoria park di musim gugur, sudah dipastikan anda akan dapat menimpati pemandangan indah daun-daun menguning berserakan di sekeliling pohon. Taman bermain anak tersedia cukup lengkap yang berada di ujung Westburn park.

University of Aberden sendiri memiliki satu garden yang dikelola dengan baik. Namanya Cruickshank Botanic Garden. Di Cruickshank botanical garden tanaman dirotasi sesuai dengan masa berbunga masing-masing tanaman. Disini ada area dimana tanaman ditata sedemikian rupa menjadi maze, dan juga ada satu pohon yang membentuk kanopi. Pohon ini akan indah bila tunas daunnya sedang muncul.

Selain taman-taman besar yang sudah saya sebutkan di atas, ada juga beberapa play ground kecil-kecil yang biasanya berlokasi di sekitar tempat hunian. Kalau saya membandingkan dengan kondisi di Indonesia, estimasi keberadaannya di sekitar 2 rukun warga (RW) akan ada 1 play ground yang dikelola oleh city council. Di sekeliling tempat kami saja, saya bisa menemukan ada 3 play ground yakni a. di belakang sunnybank school, b. di belakang masjid, dan c. di sunny bank park.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *